Takkan berhenti untuk bermimpi..

APNEA TIDUR

APNEA TIDUR

Pengertian :

  • pernapasan abnormal selama tidur; “apnea” berarti “tanpa napas” dan mengacu kepada perhentian yang panjang di antara napas.
  • Sleep apnea adalah masalah tidur yang umum dijumpai.
  • Sleep apnea menyebabkan napas berhenti sejenak ketika tidur dan kadang disertai dengan dengkuran.

Gejala :

  • perhentian napas yang panjang atau berupaya keras untuk bernapas selama tidur
  • Merasa sangat ngantuk di siang hari
  • Merasakan tidur berkualitas buruk
  • Sering terbangun

Gejala lain :keresahan atau gerakan selama tidur, tersedak atau tercekik selama tidur, rasa panas dalam perut, sering buang air kecil di malam hari, berkeringat, sakit kepala di pagi hari, konsentrasi buruk, daya ingat buruk, mudah marah dan depresi.

PENYEBAB

  • Dalam Apnea Tidur obstruktif, yang merupakan jenis yang paling umum, pasien berusaha bernapas tetapi tidak bisa karena adanya hambatan jaringan di saluran napas bagian atas yang lebih kentara sewaktu pasien berbaring, atau dari relaksasi otot selama tidur nyenyak. Hambatan ini dapat merupakan jaringan yang berlebihan, dan juga dari anatomi yang tidak sepadan di saluran napas bagian atas.
  • Mendengkur disebabkan karena getaran jaringan lunak berlebihan di saluran napas bagian atas, biasanya langit-langit lunak dan uvula. Karena baik mendengkur maupun Apnea Tidur obstuktif dapat disebabkan oleh jaringan yang berlebihan, banyak pasien mempunyai keduanya, tetapi sekali lagi biasanya ini tak berkaitan. Baik Apnea Tidur dan mendengkur dapat disebabkan atau diperburuk oleh posisi tidur; biasanya keduanya bertambah buruk apabila tidur tengadah.

AKIBAT

  • Apnea Tidur sering menyebabkan gangguan pada pola tidur. Orang biasanya tidak bangun sepenuhnya, jadi sering tak menyadari keparahan gangguan tidur. Gangguan dalam tidur nyenyak ini menyebabkan sangat ngantuk yang berbahaya selama siang hari. Selain itu, Apnea Tidur mungkin terkait dengan masalah jantung dan paru-paru termasuk tekanan darah tinggi. Tingkat kematian dari semua penyebab juga lebih tinggi pada pasien dengan Apnea Tidur obstruktif yang sedang sampai parah.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Awan Tag

%d blogger menyukai ini: