Takkan berhenti untuk bermimpi..

konsep diri

KONSEP DIRI

 

PENGERTIAN KONSEP DIRI

Pengertian Konsep Diri menurut Beberapa Ahli :

  1. Menurut Beck, William, dan Rawlin (1986)

menyatakan bahwa konsep diri merupakan cara individu memandang dirinya secara utuh, baik fisik, emosional intelektual, sosial dan spiritual.

  1. Menurut Calhoun dan Acocella (1990)

Konsep diri sebagai gambaran mental individu yang terdiri dari pengetahuan tentang diri sendiri,pengharapan bagi diri sendiri, dan penilaian terhadap diri sendiri.

  1. Menurut Centi (1993)

Konsep diri adalah gagasan tentang diri sendiri yang berisikan mengenai bagaimana individu melihat dirinya sendiri sebagai pribadi, bagaimana individu merasa tentang dirinya sendiri, dan bagaimana individu menginginkan diri sendiri menjadi manusia sebagaimana yang diharapkan.

  1. Menurut Stuart dan Sudden (1998)

Konsep diri adalah semua ide, pikiran, kepercayaan dan pendirian yang diketahui individu tentang dirinya dan mempengaruhi individu dalam berhubungan dengan orang lain. Hal ini temasuk persepsi individu akan sifat dan kemampuan, interaksi dengan orang lain dan lingkungan, nilai-nilai yang berkaitan dengan pengalaman dan objek, tujuan serta keinginannya.

 

 

Berdasarkan pendapat ahli di atas, maka dapat diambil kesimpulan bahwa konsep diri merupakan suatu hal yang sangat penting dalam pengintregasian kepribadian, memotivasi tingkah laku sehingga pada akhirnya akan tercapainya kesehatan mental. Sehingga konsep diri dapat didefinisikan sebagai gambaran yang ada pada diri individu yang berisikan tentang bagaimana individu melihat dirinya sendiri sebagai pribadi yang disebut degan pengetahuan diri, bagaimana individu merasa atas dirinya yang merupakan penilaian diri sendiri serta bagaimana individu menginginkan diri sendiri sebagi individu yang diharapkan.

Konsep diri merupakan suatu ukuran kualitas yang memungkinkan seseorang dianggap dan dikenali sebagai individu yang berbeda dengan individu lainnya. Kualitas yang membuat seseorang memiliki keunikan sendiri sebagai manusia, tumbuh dan berkembang melalui interaksi sosial, yaitu berkomunikasi dan menjalin hubungan dengan orang lain.

 

PERANAN KOSEP DIRI

Menurut Beberapa Ahli :

  1. Menurut Hurlock (1990)

konsep diri merupakan inti dari pola perkembangan kepribadian seseorang yang akan mempengaruhi berbagai bentuk sifat.

  1. Menurut Rogers (1993)

menyatakan bahwa konsep diri memainkan peranan yang sentral dalam tingkah laku manusia, dan bahwa semakin besar kesesuaian di antara konsep diri dan realitas semakin berkurang ketidakmampuan diri orang yang bersangkutan dan juga semakin berkurang perasaan tidak puasnya. Hal ini karena cara individu memandang dirinya akan tampak dari seluruh perilakunya.

Konsep diri berperan dalam mempertahankan keselarasan batin, penafsiran pengalaman dan menentukan harapan individu. Konsep diri mempunyai peranan dalam mempertahankan keselarasan batin karena apabila timbul perasaan atau persepsi yang tidak seimbang atau saling bertentangan, maka akan terjadi situasi psikologis yang tidak menyenangkan. Untuk menghilangkan ketidakselarasan tersebut, ia akan mengubah perilakunya sampai dirinya merasakan adanya keseimbangan kembali dan situasinya menjadi menyenangkan lagi.

Jika konsep diri positif, anak akan mengembangkan sifat-sifat seperti kepercayaan diri, harga diri dan kemampuan untuk melihat dirinya secara realitas, sehingga akan menumbuhkan penyesuaian sosial yang baik. Sebaliknya apabila konsep diri negatif, anak akan mengembangkan perasaan tidak mampu dan rendah diri. Mereka merasa ragu dan kurang percaya diri, sehingga menumbuhkan penyesuaian pribadi dan sosial yang buruk pula.

 

 

TEORI JOHARI WINDOW

Dalam model johari window ada 2 dimensi utama yang dipakai untuk memahami diri sendiri. Pertama adalah segi-segi perilaku yang telah diketahui sendiri. Yang kedua, segi-segi perilaku yang telah diketahui oleh orang lain. Teori johari window merupakan teori yang mengungkapkan tentang tinkat keterbukaan dan tingkat kesadaran mengenai diri kita. Johari window merupakan sebuah arahan yang memberikan kejelasan tentang bagaiman sebaiknya hubungan komunikasi antar manusia.

Johari window mempunyai 4 jendela atau ruangan tentang bagaimana sebaiknya berkomunikasi.

  1. jendela pertama (TERBUKA)

sebagai bidang terbuka menunjukkan bahwa aktivitas seseorang disadari sepenuhnya oleh yang bersangkutan, juga dengan orang lain. Ini berarti terdapat keterbukaan atau dengan kata lain tidak ada yang disembunyikan kepada orang lain.

Sering disebut sebagai the open self (diri yang terbuka), dimana seluruh informasi, perilaku, sikap, perasaan, keinginan, motivasi dan pikiran-pikiran diketahui oleh diri sendiri maupun orang lain. Untuk menunjukkan komunikasi yang efektif maka hal yang harus dilakukan adalah memperbanyak ruang terbuka pada dirinya.

  1. jendela kedua (BUTA)

merupakan bidang buta yang mendeskripsikan aktifitas seseorang diketahui oleh orang lain tetapi dirinya sendiri tidak menyadari apa yang dilakukannya. Pada tahap ini, komunikasi interpersonal biasanya mengalami kegagalan karena tidak memahami tentang dirinya sendiri.

  1. jendela ketiga (TERTUTUP)

sebagai bidang tersembunyi adalah lawan dari jendela kedua yaitu dia menyadari aktifitasnya namun orang lain tidak dapat mengetahuinya. Ini erarti orang seperti demikian bersifat tertutup, ia berpandangan apa yang ia lakukan tak peru diketahui orang lain.

  1. jendela keempat (GELAP)

merupakan bidang yang tidak dikena mendeskripsikan tingkah laku seseorang tidak disadari dirinya sendiri dan juga tidak diketahui orang lain.

 

 

Faktor yang mempengaruhi konsep diri:

  1. Teori perkembangan

Konsep diri belum ada saat lahir, kemudian berkembang secara bertahap

  1. significant other (orang terdekat/terpenting)

konsep diri dipelajari melalui kontak dan pengalaman dengan orang lain

  1. self perception (persepsi diri sendiri)

persepsi individu terhadap diri sendiri dan penilaiannya serta persepsi individu terhadap pengalamannya akan situasi tertentu.

 

 

Jenis-jenis konsep diri

Menurut Calhoun dan Acocella(1990), dalam perkembangannya konsep diri terbagi menjadi dua, yaitu konsep diri positif dan konsep diri negatif.

  1. Konsep diri positif

Konsep diri positif lebh kepada penerimaan diri bukan sebagai suatu kebanggaan yang besar entang diri. Konsep diri yang positif bersifat stabil dan bervariasi. Individu yan memiliki konsep diri positif adalah individu yang tahu betul tentang dirinya, dapat memahami dan menerima sejumlah fakta yang sangat bermacam-macam tentang dirinya sendiri, evaluasi terhadap dirinya sendiri menjadi positif dan dapat menerima keberadaan orang lain. Individu yang memiliki konsep diri positif akan merancang tujuan-tujuan yang sesuai dengan realitas, yaitu tujuan yang memiliki kemungkinan besar untuk dicapai, mampu menghadapi kehidupan di depannya serta mengganggap bahwa hidup adalah suatu proses penemuan.

Singkatnya, individu yang memiliki konsep diri positif adalah individu yang tahu betul siapa dirinya sehingga dirinya menerima segala kelebihan dan kekurangan, evaluasi terhadap dirinya menjadi positifserta mampu merancang tujuan-tujuan hidupnya yang sesuai realitas.

  1. Konsep diri negatif

Calhoun dan Acocella(1990) membagi konsep diri negatif menjadi dua tipe, yaitu:

  1. Pandangan individu tentang dirinya sendiri benar-benar tidak teratur, tidak memiliki perasaan kestabilan dan keutuhan diri. Individu tersebut benar-benar tidak tahu siapa dirinya, kekuatan atau kelemahannya atau yang dihargai dalam kehidupannya.
  2. Pandangan tentang dirinya terlalu stabil dan teratur. Hal ini bisa terjadi karena individu dididik dengan cara yang sangat keras, sehingga menciptakan citra diri yang tidak mengizinkan adanya penyimpangan dari seperangkat hukum yang dalam pikirannya adalah cara hidup yang tepat.

Singkatnya, individu yang memiliki konsep diri yang negatif terdiri dari dua tipe, tipe pertama yaitu individu yang tidak tahu siapa dirinya dan tidak mengetahui kekurangan dan kelebihannya, sedangkan tipe kedua adalah individu yang memandang dirinya dengan sangat teratur dan stabil.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Awan Tag

%d blogger menyukai ini: